Pages

Minggu, 02 September 2012

I Got a Fever


Beberapa hari terakhir buat gue adalah hari2 tragis dan dramatis… Tidur pagi, mengurung diri dalam kamar seharian, dan menutup diri dari kehidupan luar. Tergila – gila dan meratapi nasib. Tertekan dengan kehidupan antisocial seperti ini sudah pasti, tetapi untuk keluar dan menjalani kehidupan normal rasanya agak sulit saat ini. Well… Let me make it short n simple… I AM IN LOVE.
This is not even a normal Love. Love yang gue maksud disini adalah perasaan yang dengan semena – mena muncul setelah menonton drama korea yang begitu… So typical. Nothing special. Manusia seusia gue harusnya udah melewati masa tergila – gila ini. This is just for teenagers… I shouldn’t have this feeling… Im not a teeager anymore. Dan ini sudah terjadi hampir 2 minggu !! Sejak nonton drama korea Heartstring, gue seperti tersihir dan jatuh cinta pada mas – mas yang jadi pemeran utama di serial itu. Yang bahkan gue nggak tau siapa namanya. Satu – satunya informasi yang gue tau, mas ini personil dari band korea CNBLUE. And wow !!! Ini baru pertama kalinya gue denger nama band itu. I don’t bother to find out what his name is… I just care to see him in the movie over and over again. Dan akhirnya gue terjebak untuk terus berada di dalam kamar mengulang – ulang drama terkutuk ini sambil meratapi diri dan menikmati perasaan yang menyiksa ini. Mama sepertinya tahu ada yang nggak beres pada diri anaknya. Ntah dari mana asalnya pengetahuan itu. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk memanggil temen gue untuk datang memeriksa apa gue baik – baik saja di dalam kamar atau tidak.
“ OMG mistiii !!! Apa – apaan sii lo…?!! “ Dena. Gadis ini adalah oknum yang telah berbaik hati meminjamkan DVD Heartsrting ke gue. Dan sekarang dia memekik seperti ini seolah – olah gue udah berubah drastis menjadi monster.
“ Loe liat deh tampang loe di kaca. Kusem, kering, mata item berkantung… Berantakan mis…!!! “
Gue tersenyum seadanya tanpa menjawab. Dena terlihat kesal.
“Tante bilang loe jarang keluar dari kamar. Bahkan makan pun mungkin nggak. Plis deh jng lebay !!”
Kembali gue tersenyum seadanya.
“ I cant bear it” Gue menyahut pelan. Dena menatap prihatin. Merasa kasihan…?? Mungkin saja.
“Mis. Plis deh… You keep texting me every hour just to talk abt si jung yong hwa ini…Gue aja yang pecinta korea nggak segininya juga… Kenapa skr elo, yang nggak hobi ama boyband korea, tiba – tiba aja kayak orang kesambet ginii…?? Coba, udah berapa kali lo ngulang2 nonton ini, hah?? ”
Gue mulai menghitung – hitung dalam hati…
“ 3 ato 4 kali mungkin…” jawab gue datar
“ untuk drama korea 15 episode… its kinda too much…” Dena menanggapi, dan gue sambung
“ Belum termasuk mengulang - ulang adegan favorit gue…” Dan dena otomatis menunjukkan expresi keberatannya. Makes me feel worse…!!!  Jelas gue ngerasa ini berlebihan. But I cant bear it…  Gue jatuh cinta ama si mas vocalis CNBLUE ini dan mulai meratap memikirkan betapa nggak mungkinnya mas ini bakal jatuh cinta ke gue… And it’s frustating…!!!
“What is so great abt this man…” Dena bergumam pelan. Dan gue pun mulai berbicara merajuk.
“ Deeenn… Gue jatuh cinta seketika waktu liat dia nyanyi pertama kali…” Gue ulangi sekali lagi. It’s frustating !!!
“ I don’t know why I always fall for a man like him…!!!” Gue menyahut setengah berteriak, terdengar begitu frustasi dan menyedihkan.
“ Would u please stop it…??!!! Go find ur own man out there…!!!” Dena balas berteriak. Jelas dia sudah kehabisan kesabaran.
“ God !! Im so sorry for making u like this…” ujarnya kemudian. Gue memperlihatkan tatapan menghiba. Bagaimana mungkin sii gue bisa nyari laki – laki lain sementara hati gue lagi kebat – kebit kayak gini deeen…
“ Sorry for making me like what ??” Seharusnya dena bisa jadi temen curhat buat gue. Di saat – saat seperti ini harusnya dia yang paling ngerti. Secara dia juga pecinta mas – mas korea…
Dena melepas cermin kecil yang sebelumnya menempel di tembok dan menghadapkannya tepat di depan gue
“ Like this !!!” seru Dena, gue mulai memperhatikan refleksi diri gue di cermin. I really am like a zombie… Kusem, mata item, kurus… And so on…
“ Oohhhh I have to get out… Before its too late…” Gue bergumam pelan. Dena mengiyakan dengan expresi puasnya. Wajahnya mulai sumringah. Sepertinya sudah ada ribuan rencana dalam otaknya.
“ I cant…” dan gue kembali kehilangan semangat. “ u knw den… Gue tau ini nggak baik… Nggak bener banget… Dan gue sadar gue harus cepet2 keluar dari situasi n keadaan macem ini… But I just dnt hv the strength… Somebody gotta pull me out of here…” lanjut gue lagi. Dena memandangiku dengan tatapan heran bercampur simpati.
“ seriously…?? Is it that bad…??” tanyanya tak percaya. Gue mengangguk lemah, memperlihatkan ekspresi patah hati.
“ Haaaahhh I think im being obsessed… I like this man… I like his voice, I like the way he moves, I like the way he cry and talk… I even like this movie’s life… This is realy annoying… I keep loving n thinking abt this man, and what makes it worst is because I realize that there’s no way he can love me back… he doesn’t even know that im exist in this world…” gue mulai mengoceh panjang lebar… Dena menatap dengan expresi ketakutan  seolah – olah gue manusia baru gila.
“ I’ll find someone to pull u out…” ujarnya lalu dengan nada serius.
***

11 komentar:

  1. tidak menyangka ada postingan ini...hahaha... masih terobsesi Ma??? :))

    BalasHapus
  2. hahahaa... levelnya beda donk ki... terobsesi dalam level yg lebih calm...

    BalasHapus
  3. bener kata Kiki, tidak menyangka ada postingan ini...hahahaha saya baca sambil ketawa eh apa ketawa sambil baca ya...di dalam hati, karena seperti melihat Ilma vs Ulan dalam Misti vs Dena >_<

    fiksi tapi inspirasi from real story...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaaah terinspirasi sii memang... tapi ini fiksi... soalnya kepikiran buat lanjut lagi dari sinii... :D:D:D

      Hapus
  4. ah para pecinta korea...apanya si yang menarik??ckckckck
    btw...cara nyampein ceritanya menarik, dan dengan sangat terpaksa saya bilang suka tulisan ini :D,,...keep it up

    BalasHapus
    Balasan
    1. waa~ thanks bang moerad...
      ini serious compliment ato white lie... hahaa
      sama seperti anda yg tertarik memutar OST My Girlfriend is Gumiho berkali-kali...

      Hapus
    2. it was a Korean Music May....not the movie
      no no seriously compliment....:D

      Hapus
    3. tapi penikmat dramanya juga kan... :D
      hati2 men... korea fever bisa terjadi pada siapapun... biasanya kalo udah ketemu "gateway" nya bisa lanjut ke level yang yaah bgtu lah...

      Hapus
  5. Masih doyan Ma??

    aku tunggu kapan fever ini berakhir, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. nande ?? wae wae ??
      why i hv to get over nae nampyeon...?? :D:D:D

      Hapus

 
Copyright (c) 2010 A Girl Like Me and Powered by Blogger.