Pages

Sabtu, 15 Desember 2012

Once Upon a Dream...


Ini maaf loh kalo ada yg geli atau merasa amit -amit baca postingan inii... This is definitely just for fun... Galau redictor...


Dua hari ini adalah hari yang ajaib buatku. Setelah dua lelaki datang dan akhirnya menginap di rumahku, suasana rumah jadi berbeda. Dua pria ini adalah teman kakakku. Yang satu, kami memanggilnya oreo, sahabat baik kakakku yang empat tahun lalu pindah ke jepang. Dan yang satu lagi, teman oreo yang satu tahun terakhir sering berkomunikasi dengan kakakku via dunia maya. Yaah, bukannya aku tidak suka. Tapi karena mereka berdua, aku terpaksa harus mengorbankan kamarku untuk dipakai oleh yunho, temannya oreo yang juga berteman dengan kakakku. This yunho… Untungnya, adalah seorang lelaki yang menawan. Pertama kali bertemu dengannya, aku terpaksa menunjukkan wajah yang sedikit tidak pantas. Beberapa saat aku memang menyesali diriku yang harus muncul di hadapan yunho dalam keadaan baru bangun tidur. Sungguh kesan pertama yang memalukan. Tapi kemudian, setelah aku tahu ternyata yunho tidaklah se-charming tampilannya, aku memutuskan untuk “berhenti” malu menunjukkan wajahku lagi di depannya. Ada yang aneh dengan lelaki ini. Dia sepertinya suka namaku. Setiap kali ada kesempatan dia selalu memanggilku… “pink… pink… pink !!!”. Dan meskipun yunho yang terlihat charming ini punya sifat yang agak garing, sok sopan, sok pendiam, dan sedikit menyerupai anak kecil, tapi terkadang aku merasa… I kinda fall for him…
***
 “why cant I go with u…?? its not like I would bother u or something” aku melotot pada eros ketika dia menolak mentah2 aku yang ingin ikut dengannya ke mol. Kenapa pula aku tidak boleh ikut di mobilnya…?? Aku juga tidak berniat untuk menguntitnya sepanjang hari di mol. “we should take pink with us…” yunho buka suara, kakakku tidak pernah menolak kata2nya. Dan jadilah kami pergi bersama. Its quite good having yunho in ur life sometimes. Bisa membantu menjinakkan kakak yang terkadang menyebalkan. “Pink, ayo makan yang kau bilang tadi malam…” yunho menghentikan langkahnya dan menarik lenganku. Sementara eros dan oreo sudah dua meter di depan kami. Mereka terus berjalan tanpa menyadari kami yang sudah tidak lagi mengikuti mereka.  “ sekarang…?? tapi mereka bilang mau cari makan pizza…” jawabku cepat. Aku melihat eros dan oreo yang semakin jauh dengan cemas. “Why should I eat that kinda food even in a foreign country… I can eat pizza in korea too…” ujar yunho. Aku berpikir sejenak. Benar juga… kalau aku pergi ke eropa, tentu saja aku tidak ingin hanya makan di kfc ataupun mcd yang sudah lazim dan banyak disini. “ooohh fine… im gonna text them then…” ujarku akhirnya. Aku mengambil ponselku dan mulai mengetik pesan untuk eros. Kita bertemu di tempat karaoke saja, karena yunho ingin makan sate ayam. ^^. Setelah pesan terkirim akupun lalu mengajak yunho keluar mol dan mencari sate ayam terdekat. This guy… terlihat begitu puas dan tersenyum seperti orang bodoh.
“ Of course I can sing well… itulah sebabnya mereka mengajakku ke karaoke… I even have a group…  sing and dance… ” yunho berbicara tanpa ragu dan terlihat begitu percaya diri, sementara aku mengernyit memandangya seolah cowok ini sudah gila. Really…?? This guy…?? dengan suaranya yang... ahh... aku malas membahasnya... Yea right... Kalau orang ini punya grup vocal, maka aku ini personil spice girls... “stop it…” ujarku pendek. Yunho memandangku seraya tertawa kecil. Sepertinya dia menyadari keraguanku. “stop what…??” ujarnya. Aku pun menyahut dengan cepat “stop talking like u can really sing or something… that’s inappropriate…”, yunho tampak keberatan dan tertawa datar “how can it be inappropriate…?? Claiming yourself can really sing is inappropriate in ur country…?? What…?? Is it a crime to sing well here…??” ujar cowok itu membela diri dan berusaha mempertahankan statement ‘I can sing well’ nya. “Im sorry… I shouldn’t say inappropriate… I mean… bragging, boasting, or lying is not a good attitude… I really cant bear to laugh at it…”. Yunho tidak menjawab. Sate ayam mulai disuguhkan di atas meja kami. Agaknya cowok jangkung di hadapanku ini sudah tidak tertarik untuk berargumen. Dia mulai menikmati makanannya dan tidak bersuara sedikitpun. “eh pink…” yunho kembali membuka suara setelah makanannya hampir habis. “hmm…” aku menyahut pendek. “I will sing something nice… If u feel touched then u shud make something nice for me…” ujarnya lalu dengan senyum sok manisnya. Which I don’t like sometimes. “buatkan apa…?” tanyaku lalu. Apa sih yang dia inginkan…?? 1000 bangau…?? “apa saja… something to eat… yang enak2…” aku memandang yunho geli mendengar jawabannya barusan. Aku…?? Membuat makanan…?? Apa dia sudah gila ingin makan sesuatu buatanku… “just because my name is pink, doesn’t mean im a beautiful lady who can cook well…” jawabku dengan cepat. Yunho seperti tidak perduli terus saja menikmati makanannya. “lets try…” sahutnya lalu tanpa ragu. Ooohh fine…
***
Membuat 1000 bangau kertas adalah hal yang… terlihat begitu mudah namun begitu melelahkan dan membosankan saat benar – benar dilakukan. Ini akan jadi bangau ke-200. Aku melipat kertas origami dengan semangat dan sedikit tidak sabar. “pink…” panggil cowok yang sedari tadi duduk manis di hadapanku membantu melipat origami. Aku tidak berniat sedikitpun untuk mengangkat wajahku dan melihatnya. “hmmm…” aku menyahut sekenanya. “follow what I said…” ujar cowok itu lalu. Aku masih berkonsentrasi ada origamiku dan kembali menyahut “hmm...”. Yunho terdengar sedikit geli dan terkekeh kecil,  “op….” dia batal melanjutkan. Kembali terkekeh. “oppa…” ujarnya lalu. Tanpa kehilangan konsentrasi pada origamiku akupun mengikutinya “oppa…” ujarku datar. Yunho tertawa semakin keras. Kenapa dia mentertawakan dirinya sendiri…?? Apa dia sedang membuat lelucon…?? Well, its not that funny, though. “say that again…” kata yunho lagi, akupun mengulangi seperti yang disuruhnya. “neomu kiyowo…” yunho menambahkan. “neomu kiyowo…” ulangku. Yunho semakin antusias terkeke2 sendiri. Who cares… “manhi chuayo…” terdengar suara yunho lagi. Aku mengulangi kata2nya, dan cowok itu sepertinya puas tertawa. Tidak terdengar lagi suara tawa kecilnya. Satu bangau lagi… Aku mengangkat wajahku dan memasukkan bangau yang baru saja selesai kubuat ke dalam toples besar di atas meja di depanku. Aku lalu menoleh pada yunho yang baru saja membuatku mengulangi kata2nya seperti orang yang terkena hipnotis. Yunho tampak berusaha menahan tawanya. What’s so funny…?? “are u making fun of me…??!” ujarku setelah mendapatkan kembali kesadaranku. Yunho hanya menggeleng, senyum simpul masih melekat di wajahnya. “what was that…?? What was I just said…?? Must be realy bad…” aku berkata lagi dan menatap cowok itu dengan tatapan keberatan. I don’t really care what it is actually… “no its not… that was… a realy good thing…” jawabnya. Aku hanya mengangguk – anggukkan kepala lalu kembali berkonsentrasi membuat bangau berikutnya. “btw what is it realy…??” yunho memasukkan bangau yang baru dia selesaikan ke dalam toples, aku menghela nafas panjang dan berhenti melipat origami “u know… our neighbor’s daughter who has cancer n spend her days a lot in hospital… well, next week is her birthday… im planning to give these to her… they might not bring a miracle… but I think ‘hope’ is important too, so I wish this kinda thing will b able to bring up her spirit and hope…” aku menjelaskan pada yunho. Senyuman simpul yang sedari tadi menempel di wajahnya kini menghilang. Aahhh… he never knew… I love this expression of him. Seems so cool n mature. Serious face fits him the most… “eotteokhajyo… neo ije neomu kiyopta…” yunho kembali berkonsentrasi pada bangaunya seraya bergumam pelan.
***

What a crapppp !!! Lagi – lagi harus bersabar menahan emosi karena kelakuan Jio. Seminggu yang lalu, bocah itu sepakat akan menjemputku dan pergi bersama ke acara resepsi teman kami. Tentu saja karena Jojo juga akan hadir dan pergi bersama Rei. Semuanya sudah direncanakan sejak seminggu yang lalu !!! Kalaupun bocah itu memutuskan untuk membatalkan pergi denganku, dia punya waktu 6 hari untuk itu. Bukannya malah memberitahuku pada malam hari H setelah aku rapi dengan dandanan dan siap untuk pergi. Kalau sudah begini…?? Apa aku harus berangkat sendiri…?? Hal yang paling tidak bisa kuterima, alasan yang dipakainya kali ini adalah karena dia memutuskan untuk pergi dengan pacar barunya. Such an as*h*le… aku bukannya marah karena cemburu… BUKAN ITU !!! Tapi karena betapa tdk tahu etikanya orang ini membatalkan janji begitu saja hanya beberapa menit sebelum acara. Iiiissh !!! Aku tidak akan pergi…!!!!! Ooohhh my… Aku butuh air dingin… Buru2 aku membuka pintu kamar dengan kasar sehingga terdengar suara keras pintu yang membentur dinding. Adikku yang baru saja akan masuk terkejut dan terlihat sangat keberatan karena aku membanting pintu kamarnya. “Apa2an sih pink…!!” ujarnya sedikit kesal. Ya yaaa… Aku tau dia punya banyak peraturan tapi kali ini aku sedang tidak mood. Aku berjalan cepat dengan menghentakkan kakiku menuju dapur. Dari expresiku sepertinya semua orang tau aku sedang kesal. Aku bahkan bisa merasakan eros cs tidak melepaskan pandangan mereka dariku hingga aku menghilang. Setelah mengambil sebotol air dingin aku lalu berjalan kembali ke ruang tengah. “Kenapa sih…?? Mana jemputanmu…??” Tanya eros saat aku melintas di hadapannya. Aku lalu menghentikan langkahku dan memutuskan untuk duduk di ruang tv tdk jauh dari tempat eros cs mengobrol. “sudah mati ditabrak kereta.” Jawabku kesal. Eros tdk bertanya lagi, seertinya dia paham apa yg sedang terjadi. Tidak ada gunanya berbicara dengan orang yang sedang emosi. “kau harus pergi menemaninya…” terdengar suara pelan dari arah belakang tempat eros cs sedang berkumpul. Itu suara yunho. Ooohh what a wise man... Tapi aku sudah tidak ingin pergi. “yeah rite… why should I go…?? Males banget dtg ke resepsi mantan pacarku…” terdengar lagi suara setengah berbisik. Kali ini eros. Aku tidak bisa menahan geli mendengarnya. Benar juga… eros pernah berkencan dengan temanku ini. Hanya bertahan 6 bulan. “Mau kutemani pergi…??” Kali ini terdengar agak besar. Sudah pasti itu ditujukan untukku. Yunho. Aku membalikkan badan dan memaksakan senyum. “No, thanks. Aku bisa muntah kalau sampai pergi dan bertemu mayat hidup di pesta.” Jawabku lalu. “Sayang sekali… Kamu sudah cantik…” ujar yunho lagi. Aku tersenyum lalu kembali membalikkan badan membelakangi mereka. Sepertinya amarahku sudah sedikit mereda… “Eh pink… Ayo main basket dengan kami…” Ajak eros lalu. Sekarang…?? tapi kenapa tiba2 ?? sepertinya mereka tidak ada rencana untuk bermain basket. Ooohh eros… Kakakku yang baik hati… Pasti dia mengajakku main agar aku berhenti kesal. Alright then… Lets play together. Aku baru akan bangkit dari tempat dudukku untuk mengganti pakaian dan yunho tiba2 mendekat dan duduk di sebelahku. “Tapi harus dengan dandanan seperti ini…” ujarnya. What the… Aku harus berkeliaran di lapangan basket malam2 dengan tampilan badut begini…??
***
I really think I kinda like yunho… Yeah… Setelah melihat apa yang sudah dia lakukan hingga saat ini. Sepertinya aku memang harus berdamai dan mulai bersikap ramah padanya. Kalau dipikir – pikir memang… Dia bisa bersikap sangat dewasa kadang2… Ahh… I cant even bear smiling setiap kali ingat saat kami bermain basket tadi. Dia mengangkatku agar aku dapat melakukan dunk. kkkkk… That was cute… “What’s so funny…?” Aku buru2 mengubah expresi wajahku begitu yunho muncul dan menyandarkan sebelah bahunya di dinding. Omaigaat… How could he looked so cute… Muncul dengan shirt lengan panjang, kacamata, dan memegang mug kesayanganku… Ooohh plis… B cool pink… Calm down… “kenapa expresimu berubah setelah melihatku… Till when r u planning to keep being that sarcastic to me…??” ujarnya seraya tertawa kecil. Cowok itu lalu mendekat dan duduk di sebelahku, dia menunjukan telapak tangannya, aku mengerutkan kening tidak mengerti. “mana makanan untukku…??” ujarnya lalu. Aku masih tidak mengerti. “for empire state of mind…” tambahnya. Aku langsung mengerti. Dia sedang menagih taruhan tadi siang. Yaahh… unfortunately, for me, he can really sing. Meski awalnya dia ngotot ingin menyanyikan lagu pop korea, dbsk or something… tapi setelah dia lelah mencari dan lagu2 yang dia inginkan tidak tersedia di mesin karaoke, dia akhirnya memutuskan untuk menyanyikan beberapa lagu dari Michael Jackson, and it’s good. Yunho bahkan ikut menyanyi saat aku memilih lagu empire state of mind. Dia menyanyikan bagian rapnya dengan sangat bagus. Secara tidak sadar aku bertepuk tangan kegirangan dan melompat2 setelah berhasil menyelesaikan lagu dengan sangat sempurna. Dan itu tandanya aku harus membuat sesuatu untuknya kan…?? That’s why… aku sudah membuat brownies coklat untuknya. Yang sekarang tersimpan manis di dalam lemari es. “Oohh right… I made u some…” jawabku lalu buru2 berdiri dan menuju dapur. Aku mengambil brownies dan pisau lalu bergegas untuk kembali menuju ruang TV. “Ouch…!!!” aku terhuyung mundur beberapa langkah menabrak seseorang di pintu dapur. orang itu menangkap lenganku dengan cepat agar aku tidak terjatuh. “Hahaa… u have to gain weight… terlalu ringan bisa membuatmu mudah terjatuh…” Ujar cowok di hadapanku ini. Dia lalu melepaskan tanganku segera setelah aku bisa berdiri dengan seimbang. What kind of man is he… bahkan tidak bergerak saat seseorang menabraknya. “iiissh… why r u coming here…?? U should just wait in the living room…” ujarku setengah kesal. Cowok itu hanya tertawa. “well, people should eat at the dining room…” jawab cowok itu lalu beranjak menuju meja makan di dekat dapur.  Aku mengikutinya. “besides… I don’t bring out this mug for no reason. Coffee would b nice. Don’t u think…??” tambahnya lagi. Aku meletakkan brownies di hadapan cowo itu dan mengambil mug dari tangannya. Man… Kalau saja orang lain yang mengambil mug kesayanganku tanpa izin, aku pasti sudah meledak marah. But it’s fine now… orang ini boleh memakainya. “kenapa kau meletakkan mug di dalam kamar…??” Tanya yunho pada akhirnya. “bcuz its a special mug…” jawabku. Yunho tampak memotong brownies di hadapannya. “really…?? Im sorry…”. “no, its fine…” potongku cepat. Aku merasa dia akan menanyakan tentang mug ini jika tidak cepat2 kupotong. “well then… this is serious tasty… but I was hoping for something else like main course…”. Aku menatap yunho dengan ekspresi keberatan. “what…?? Im hungry…” tambahnya lagi. Aku meletakkan mug berisi kopi di hadapannya dan ikut duduk di kursi. “what do u want me to cook… seriously… I think I need to tell u this… im really not a good cook…” ujarku setengah merengek. Yunho sepertinya tidak perduli. “something fast and tasty…” ujarnya. Aku berpikir cepat. Hanya nasi goreng yang bisa terpikirkan olehku sekeras apapun aku mencari makanan yang lebih mudah untuknya. “yea… you will regret it…!!” kataku malas - malasan. Aku lalu dengan cepat membuat nasi goreng hijau sementara yunho sepertinya tersenyum puas mengawasiku sambil menikmati brownies dan kopinya. “u know what… Cewek itu keliatan cantik kalo lagi masak. Jadi kamu harus sering2 masak…” yunho tiba – tiba nyeletuk lalu kembali menyeruput kopinya. Yea rite. Like I don’t know… Lagi – lagi berubah menjadi yunho yang garing. Orang macam apa yang mengeluarkan kalimat itu di zaman sekarang ini…?? Semua orang tau itu hanya sekedar kalimat basabasi dan teori kosong… “u don’t have to try to be funny…” sahutku lalu. Yunho hanya mengedikkan bahunya.
***
Setelah menikmati nasi goreng hijau, brownies, dan kopi. Yunho akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan kami untuk menonton dvd. Yang aku maksud dengan kami adalah aku, popcorn, pancake, dan sebotol minuman bersoda. Aku memang sengaja mempersiapkan beberapa bekal untuk teman menontonku malam ini, tapi tentu saja aku tidak menyangka akan mendapat teman yang sesungguhnya untuk menonton dvd. Aku tidak biasa seperti ini. Menonton dvd jauh lebih menyenangkan dilakukan sendiri. And why is this person suddenly insist to join me… How annoying…!!! “what we have now…” Yunho mengambil dvd2 yang sudah kupersiapkan, dia kemudian memilih – milih dan akhirnya memberikan salah satunya padaku “what about this one…” ujarnya lagi. Aku mengambil dvd yang ditawarkannya padaku. Step up. Of course… This is exactly my number one list. Dengan sedikit kesal aku memasukkan kepingan dvd ke dalam dvd player lalu mencari tempat ternyaman untuk menikmati tontonan malam ini. Yunho duduk di lantai dan bersandar pada sofa sementara aku duduk di atas. Ooohh crap…!!! Kenapa dia harus duduk di bawah…?? Kan dingin…!!! Dan aku tdk ingin jadi anak kecil yang tidak sopan duduk di atas enak – enakan sementara org yg lbh tua duduk di bawahku. “why don’t u have a seat here beside me…” kataku lalu. Jelas aku malas duduk di bawah dan kedinginan. “It’s fine. I like it here…” jawabnya. Whadda… Ugh…!! Aku beringsut turun ke bawah dengan enggan. Betapa tidak pekanya orang ini… “I thought u wanna sit on sofa…” celetuk yunho melihatku turun dan duduk di bawah. “I did…” sahutku pendek. “Then what bring u down…??” tanyanya. Aku berusaha memaksakan senyum “karena kamu duduk di bawah dear brother… Kamu lebih tua dari aku. Mana boleh aku duduk di atas dan kamu di bawah…” jawabku dengan nada yang sedikit tidak wajar. “Really…?? Akhirnya kamu mengakui kalau aku lebih tua… Well then… U should call me oppa now…” yunho mencoba menunjukkan senyuman manisnya, but I don’t think it’s a good idea now… Aku sedang kesal soalnya… “Kamu mau dipanggil oppa…?? What r u… a grandfather now…??” tanyaku heran, bahkan mengalahkan rasa kesalku padanya. “Oppa means older brother” cetusnya. Aku hanya mengangguk – angguk mendengar penjelasannya. “Ohh well… I think the movie is about to start…” aku memutuskan mempertahankan sarkasme-ku. Filmnya sudah lewat beberapa menit…
Obviously, Yunho is not a good company for watching movie. Dia suka menambahkan komentar di beberapa scene yang kami tonton. Seandainya ini film thriller aku pasti sudah kesal pada manusia ini. Bagaimana aku bisa berkonsentrasi kalau dia kadang2 melemparkan komentar sperti ini. Tapi untungnya, ini adalah genre film yang tidak membutuhkan konsentrasi tinggi. Jadi mengobrol sesekali, tidak jadi masalah. Bahkan sepertinya dengan berat hati aku mengakui kalau atmosfir menonton kali ini memang sedikit lebih baik. Rasa takjub itu bisa meningkat dua kali lipat kalo ada temennya. Feelnya jadi lebih dapet aja… Terlebih lagi, yunho sepertinya jenis manusia yang tergila – gila pada dance, sama seperti aku. Bisa dilihat dari responnya pada setiap dance scene… Thank God kami sama – sama menikmati acara menonton kali ini. “I can do that…” Yunho kembali berkomentar dengan ekspresi yang susah dijelaskan dengan kata – kata. Mungkin ini ekspresi yang biasa saja, tapi bagiku agak sedikit absurd. “u don’t have to try to be funny…” sahutku lalu seraya berusaha menelan popcorn di dalam mulutku. “why cant u believe me…” Yunho berbalik menghadapku. Dia lalu melanjutkan, “I said I can sing well, u didn’t believe it. I said I can dance, u don’t  buy it too... but in fact, I can really sing… u admit it too…” ujar yunho panjang lebar. Aku mengambil gelas berisi soda ku dan meneguknya tanpa menghiraukan kata – kata yunho. Yea right… whatever… “Let me show u some…” ujar cowok itu lagi menambahkan. Dia lalu berdiri dan mulai meniru gerakan – gerakan yang baru saja kami tonton bersama. WHATTT THE…. HELL YEAH HE CAN REALLY DANCE…!!!!! Am I dreaming…?? He really is that good…!!! Orang ini terlihat seperti dancer di dalam film step up… Omaigaatt, this is serious trouble… Im gonna fall for him now… Ugh… “Ohh my… hes a dance machine…” gumamku pelan seraya memperhatikan yunho dengan ekspresi seperti orang bodoh. Aku bahkan tidak bisa menutup mulutku dan begitu terpesona… He’s soo good, dan tingkat charmingnya sekarang sudah hampir mencapai 500%...!!!!! What am I supposed to doo…….. I can’t stand to not fall for him noooww…  Ughhh… “u can really popping… who r u…??” tanyaku pada cowok di depanku yang masih asik menyombongkan skill dancenya ini… “What r u doing…??” terdengar suara dari belakang tv. Aku menoleh mencari sumber suara. Eros tengah berdiri di pintu masuk ruang tengah. Sepertinya dia juga sedikit terkejut. Atau… tidak…? “I think im in love with ur sister…” sahut yunho lalu pada eros seraya tertawa kecil. Umm sorry, what did he say…?
***
*antiklimaks*
“kamu mungkin pikir ini lucu dan absurd. Tapi waktu kamu muncul tiba – tiba waktu itu dengan tampang baru bangun tidur, aku merasa itu sangat manis, dan menit berikutnya tanpa sadar aku sudah berpikir ‘aku pengen bangun setiap pagi dengan melihat kamu yang seperti ini seumur hidupku…’. This might sound stupid, tapi memang begitu yang terjadi… hahahaa… Aku merasa nggak seharusnya pikiran seperti itu muncul. Karena kamu adik temanku, dan aku tidak boleh menumbuhkan obsesi yang seperti itu… Kalau aku sampai jatuh cinta padamu, itu sama saja dengan menyakiti diriku sendiri. Dan kalau sampai kamu jatuh cinta padaku, itu pasti akan menyakitimu. Semua orang tahu apa masalahnya… Aku nggak boleh maksa kamu buat nunggu aku sekian lama. Tapi sepertinya sekarang, aku harus mencoba ini…  Aku harus meminta kamu untuk menunggu. Aku tau peluang aku kecil banget disini. 8 tahun itu nggak sebentar. Siapa yang mau nunggu aku selama itu… Tapi meskipun begitu, ini tetap harus dicoba kan…?? Jadi sekarang…… Would u wait for me that long…?? And marry me 8 years from now…? ”
-end-

48 komentar:

  1. choha choha....jadi namanya Pink, hmmm

    tuh kaaaan, seperti biasa (sy merasa) semua tokoh utama selalu kamu banget Ma..weleh2 dunno lah :D

    oia brownis, jadi inget brownis itu...dan origami, sy dulu bikin niatnya sampe seribu dg ukuran super mini sekitar 2-3cm...tp sampe sekarang ga jadi2 seribu, duh payah.. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin karena inspirasinya muncul dari sudut pandang saya kali yaa... hahaa
      tapi saya gk suka basket, gk bisa masak, apalagiii mau buat2 1000 bangau. Mana bisa sabaaarr... hehee

      inget bronis apaan mb ran ?? kalo mau buat 1000 biji kira2 berapa lama ituu yaa kelarnya... 1000 hari mungkin...

      Hapus
    2. semua cerita yg bisa dibayangkan situasinya, buat sy itu bagus...sy susah ngerti cerita kalo ga bisa "masuk" ke cerita.

      bronis yg mendelep itu...yg agak kemanisan *piiis* (^.^)v

      sehari paling berapa biji...kurang dari seminggu sy uda bosen karena kecil2, jadi ga kelar2..

      Hapus
    3. Ooooohhhh bronis yg ituu... dapet ngerasain yaa kemaren... hahahahahaaa... setelah diopen lagi, jadi lumayan lahh teksturnya... kkkkkk

      nah itulah ran, saya kok rada susah menggambarkan dengan kata2... ada masukan mungkin untuk masalah ini...?? akhir2 ini cepet banget mentok gk bisa menyusun kata2 walopun gambaran besarnya udah menari2 di pikiran... akhirnya banyak yg gagal... hahaa

      Hapus
    4. sama akhir2 ini juga, mau coba bikin genre yg beda tapi susah mengembangka kata2 >> "akhir2 ini cepet banget mentok gk bisa menyusun kata2 walopun gambaran besarnya udah menari2 di pikiran... akhirnya banyak yg gagal... hahaa"

      Hapus
    5. ane juga gan... napa susah banget yah buat menggambarkan apa yang ada di pikiran nih...udah sekian ide sy buang beberapa hari ini... soalnya semangatnya anget2 tai ayam... dan juga terhalang ama keahlian dalam menyampaikan cerita melalui tulisan... :(

      Hapus
    6. sepertinya emang masalah umum yaa ituu... tapi ki... kamu lebih lancar nulis daripada saya... keknya adaaa aja yg dpost... mengalir aja gitu... hahaa

      Hapus
    7. eh emang yah rumput tetangga keliatan lebih ijo...wong sy selalu salut ama Mama yang nulis apa adanya, lepas aja kesannya gitu...

      Hapus
  2. wah Mama emang beda yah.... kalo orang rajin baca emang penggambaran ceritanya beda ama orang yang cuma doyan nonton ama baca komik (gua banget, hehe)... keren banget (walopun rada maksa juga --> karakter Yunhonya hehe)g tahu nih Mama bayangin cowonya kayak apa, yg jelas sy g bayangin Yunho-DBSK tapi cowok korea yang lain...

    apa yah..ceritamu remaja banget dah..pokok e...^^b

    BalasHapus
    Balasan
    1. nahh ituu dia... coba deskripsikan yunho menurut versimu ki... saya kok agak susah mendeskripsikan dy... hahaa

      maksudnya penggambaran saya kek org yg rajin baca ato cuma doyan nonton...??

      Hapus
    2. oh ya..sy malah bayangin Yunho (di sini) kayak tau g aktor korea yang gosipnya muslim tu, sy lupa namanya, tanya Rany aja.. tuh cowok tinggi buanget, badannya tu gede and bidang, tapi mukanya sendu... kayak tokoh komik hiromi mashiba , hehe

      Hapus
    3. ohh my... i know that guy... and hes so not my man... kok bisa bayangannya ksna tuu lho... apa krna sifat garing dan sebagainya...??

      Hapus
    4. lee gi woo? saya malah bayangin micky atau orang indonesia...namanya aja n fotonya yg nampang itu yg bikin kaget...seperti biasalah (buat sy) cerpennya selalu ada kejutan (buat sy)...

      seperti katanya Kiki, sempet bahas kemarin...setiap karakter cerpen selalu keliatan "Ilma"nya, itu karena cara pembentukan karakter yg terbuka. kalo sy merasa karakter2 cerpen saya masih geje, hmmmm

      Hapus
    5. nahhhh kaannn... saya gagal lagi bikin orang membayangkan yunho... andweeee...
      micky...?? micky yoochun...?? ituu sii pasti karena lagi sukak ama micky yaa...
      cobak deskripsikan yunho menurut anda... kiki jugak !!! saya pengen tau image yunho yang tertangkap oleh anda - anda inii sprti apaa...

      maksutnya "pembentukan karakter yang terbuka" itu piye ya mb ran...?? saya gk mudeng...
      aduhh gk boleh gini nii... harusnya karakter yg saya buat gk boleh keliatan "iLma". bisa berakibat buruk buat image sayaaa...

      Hapus
    6. menurut sy...yunho itu ga se-romantis itu, itu bikin kesannya jadi beda...karena duluuuuuu liat pas dbsk di jepang, yunho itu cool-nya angkuh *perasaan sy waktu nonton itu begitu* tapi itu terlepas karena dia imegenya dibikin perusahaan, atau karena ga banyak ngomong karena pake bahasa jepang *padahal dbsk bisa bahasa jepang*, tapi yg jelas tontonan itu ga menghibur, apalagi dia kan leader..itu awal sy ilpil sama dbsk...yah begitulah, hahahaha

      Hapus
    7. iiaa emang dia kesannya sedikit angkuh kalo d stage... that's what i like from him... tapi kalo d variety show keliatan garingnya... kadang sikapnya kek anak kecil,kaku, n kek org bloon gt. nggak leader banget dah... kalo soal romantis mah buatan saya aja... kkkkk
      yg saya sukak ituu... waktu dia mendeksripsikan ideal type nya... I'm suddenly in love with that statement... sukak sukak... ^^
      yunho inii yaa... tipe kakak ideal saya jugak...

      Hapus
    8. haeslahhh...

      memang sih orang bisa sedikit keliatan bagaimana dia dari tipe idealnya..iya ga ya~

      Hapus
    9. sedikit banyak... :)
      yaa bukan krna itu juga... tp kehidupan ideal yg dia pengen ituu, tipe ideal saya jugak... hahahahaa

      Hapus
    10. yunho...sy jarang nonton variety show sih ...kalopun nonton DBSK, kesan sy ama Yunho... leader banget...yah cowok lah.. masalah dia kayak anak kecil, romantis, garing...kagak kebayang..tapi pastinya yang romantis itu Micky yang garing tapi tetep cool itu si ChangMin, yang kayak anak kecil si Junsu, nah yang keliatan manis si Hiro, so dirimu seperti menggabungkan kelima karakter personil DBSK (anggap DBSK masih berlima)... tapi yah bener kata Rany, karakter yang mama gambarin lebih Micky banget! sesuju!

      btw emang tipe ideal Yunho kayak apa?

      Hapus
    11. iya yaa...?? sy gk tau prsonil yg lain itu orgnya sprti apa. apalagi micky... kok tau dy romantis...??
      yunho inii... kadang kek anak-anak, kadang oppa bgt... kadang bikin ilfil, kadang charming... sprti yg sy sbutkan di cerita inii... itu menurut saya... coba nonton RM ep 27 waktu dsuru gambar... hahahaa

      tipe yg ideal menurut yunho itu... dia pengen cewek yg bisa take control kalo sedang berdua aja, tapi saat di depan umum nurut sama dia...
      and i was like "hes so my type... leading n protecting d luar, tapi tunduk stlh sampai d rmh..." hahahahahaaa

      Hapus
    12. kejauhnya RM 27...ada di Ulan,,,yah sudahlah

      kayaknya sy kl sudah heuh! sm orang, susah buat rubah supaya ga heuh! lagi...kecuali ada suatu titik balik, lah apa coba -_-

      Hapus
    13. justru saya berharap rani tetep heuh!
      cuma saya yg boleh jth cinta sama yunho... hahahahaa

      Hapus
    14. oke sy tidak berminat...beda selera~ yaahahahahaha

      Hapus
    15. emang Rany suka ama sapa??

      Hapus
    16. gk tau jugak dia sukaknya ama sapa... hahaa...
      kmrn bilang d dbsk lagi sukak ama micky...

      Hapus
    17. iya lagi suka sm aktingnya Yoochun...kalo Junsu cukup suaranya saja.....

      Hapus
    18. ooooh.... sy cume seneng Micky sbg siapa tuh namanya di rooftop prince, bukan si raja yah...tapi dia dimasa depan..selebihnya masih belum, tapi terbaru ini lagi nonton I miss you, yang maen si Micky,cuman belum tahu bakalan suka karakternya apa g...

      sy inget tuh RM waktu DBSK jadi guestnya...sy suka bagian mereka nari bareng yunho and changmin, kompaknya itu seru... cuma dalam waktu singkat bisa kompak begitu..salut buat the leader... :D

      Hapus
    19. awww thank u... as the nyonyah leader saya mengucapkan terimakasih yg sebesar2nya... my namja emang bisa melakukan hal2 semacam itu... nyahahahaa

      saya juga sukak suaranya xiah... charming... kalo denger mirotic n purple line suka senyum2 sendiri pas kedengeran suaranya xiah junsu...

      Hapus
    20. wah beneran demam kpop nih setelah CN Blue mama sudah mulai merambah ke yg lainnya. hhhmmmm

      Hapus
    21. kalo yunho inii sii i like him in person... saya bukan fans DBSK...

      Hapus
  3. Yunho?
    perasaan aku banget dah...wakakakakakak,,,panjang buaget May,,,trus emang beda2 ya ceritanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. "kamu banget" ituu diliatnya dari segi mana yaa...?? kok agak gk masuk akal men... hahaa
      beda2 maksutnya sama yg intro ituu yaa...?? bukan beda2, tapi lanjuuutt... :D

      Hapus
    2. dilihat dari kacamata wanita May...
      Ooo...ntar coba ane baca, lagi, belum habis, kirain cuman cerita sepotong-potong
      kuat amat nulis U,,,buat novel aja sekalian

      btw berhenti epe pake chapca kampret ne,,,bikin kesel komeng

      Hapus
    3. aduh men... bedanya lumayan jauh yaa antara yunho dan anda... hahaa
      iya emang sepotong2 ceritanya... masih belum keliatan juga sambungannya...
      sy kuat nulis...?? kalo dbandingin sama kamu n rani, sy paling jarang ngepost keknya...

      btw jugak, sy gk inget kalo sy pakek captcha... hahaa
      sudah sudah...

      Hapus
    4. belum keliatan, Men? sy ngeh-nya agak lama kalo itu sambungan sebelumnya sejak masuk bagian si Pink batal janjian ma temen2nya...

      Hapus
    5. iya memang harusnya seperti itu mb ran... disitu kan baru disebut-sebut soal jio, jojo, n rei... sebelumnya emang gk ada clue yg menjurus kesana... biar yg baca tuu "ooohh ternyata yg inii..." gitu loh... hahaha

      Hapus
  4. yup bener tuch...ane sedikit jauuuh lebih kerren...

    Posting mah dak menentukan kuat nulis,,,ane kebanyakan bermodalkan jurus COPAS doan buat postingan....

    btw kalau boleh request, buat cerita tentang kehidupan kampus teknik yang gimana gitu.....kayaknya kerren tuch,

    ajiib udah dak pake chapca lagi,,,kadang ngulang samape 3-4 kali tuch...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Planning sii udah ada men... Tapi masih ragu-ragu... Kalo nulis tentang ituu takutnya membuka aib sendiri... hahaa

      etapi kehidupan teknik yg bgmna dulu nii maksutnya...??

      Hapus
    2. hmm "pengalaman di teknik"? pasti ada something kalo yg nulis beda2

      Hapus
  5. Jangan ragu,,,toh dak ada orang teknin di sini, bukan Begitu Ran?
    pake nama samaran ato apa kek?

    asli pasti kerren kayaknya,,,sayang saya dak bisa bercerita,,,coba bisa udah saya penuhin to blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya maksudnya kalian - kalian inii lho... ntar aib saya kebuka semua...

      cerita yg bgmna dulu inii maksutnyah...?? yg suram - suram gitu...??

      Hapus
    2. tapi blog ini bisa dilacak via fb...buanyak anak teknik.

      tapi lucu dah...

      eh kalo yg suram2 aja, pada kabur semua cST...sepeleng2, ga mungkin ga ada masa2 senengnya

      Hapus
    3. hahaa... iya yaa...?? bisa dlacak-lacak...? tapi siapa jugak yg mau ngelacak2 cobak...

      mb ran duluan dah buat ceritanya... ntar saya nyusul... hahahaa

      Hapus
    4. Ok say tunggu tulisan kalian be-2

      Hapus
    5. ntar saya nyusul... tunggu tulisan kalian ber-2 hahahaa

      Hapus
  6. ahh inii kenapa kita jadi ngerumpi dsni sii... pdhal inii postingan yg pengen sy sembunyiin... sedikit memalukan... mau ngepost aja mikir - mikir dulu seribu kali...

    BalasHapus

 
Copyright (c) 2010 A Girl Like Me and Powered by Blogger.