I always want to write about this...
Seringkali... Aku marah, kesal, dan merasa mama sangat - sangat tidak memahami aku, darah dagingnya sendiri yang harusnya bisa dia mengerti dan kenal dengan baik.
Seringkali... Aku misuh - misuh dalam hati tiap kali mama menegurku, atau memberi nasehat yang menurutku sangat menyebalkan. Tentang kebiasaan burukku, sifat jelekku, yang tentu saja aku tahu... "Mama nggak ngerti banget kalo aku juga lagi berusaha keras buat berubah...!!! nggak bisakah mama melihat usahaku ini...??" and some other similar thoughts.
Seringkali pula... Aku terlalu emosi dan menyalahkan mama untuk sesuatu, yang pada saat itu terjadi, aku yakin akulah yang benar. Yang kemudian akan aku sesali, hanya di dalam hati.
Tapi kemudian, aku mulai mengalami hal - hal serupa dalam sudut pandang yang berbeda. Apa yang telah aku lakukan pada mama, hal yang sama juga terjadi padaku. And i realize, sepertinya beginilah cara Tuhan memberitahuku bahwa 'aku memang salah'. Aku kesal setiap kali mama marah padaku dan menganggap mama benar - benar tidak bisa memahamiku, tapi setelah hal yang sama terjadi padaku, aku merasa 'marah' adalah sikap dan respon yang wajar...
And I will always remember what my daddy told me in the past... "Hati - hati kalo marah ato kesal karena sikap orang lain. Bisa jadi cerminan dari diri kita. Kalo kita marah krna sikap orang ke kita, biasanya karena kita sendiri juga begitu.". And this thought was absolutely absurd for me that time. Bagaimana bisa ?? Jadi kalo kita marah karena diperlakukan tidak baik, itu artinya kita juga pernah memperlakukan orang dng tidak baik...?? Rasa - rasanya semua orang pasti kesal kalau diperlakukan tidak baik, bukan begitu ??
But, as time goes by... Sepertinya kata - kata babe ada benarnya...
So, now... Kalau ada yang berpikir aku berubah menjadi anak manis yang patuh pada mama, sayangnya itu belum terjadi untuk saat ini... But at least, aku mulai berusaha mengontrol emosi dan pikiranku setiap kali merasa kesal pada mama. Aku berusaha untuk tidak langsung bereaksi ataupun menyimpan dendam (read : ngambek) pada mama. Ada baiknya menenangkan diri, mengambil beberapa langkah ke belakang memposisikan diri sebagai penonton, dan mulai berpikir dari sudut pandang kedua pihak. Sukur - sukur setelahnya bisa introspeksi diri dan memperbaiki sikap. Meski tentu ajaaa... Hal macam begini tidak semudah yang kita pikirkan. But lets try...
Mengutip kata - kata marco pada novel animorphs...
How'd u think...??
Seringkali... Aku marah, kesal, dan merasa mama sangat - sangat tidak memahami aku, darah dagingnya sendiri yang harusnya bisa dia mengerti dan kenal dengan baik.
Seringkali... Aku misuh - misuh dalam hati tiap kali mama menegurku, atau memberi nasehat yang menurutku sangat menyebalkan. Tentang kebiasaan burukku, sifat jelekku, yang tentu saja aku tahu... "Mama nggak ngerti banget kalo aku juga lagi berusaha keras buat berubah...!!! nggak bisakah mama melihat usahaku ini...??" and some other similar thoughts.
Seringkali pula... Aku terlalu emosi dan menyalahkan mama untuk sesuatu, yang pada saat itu terjadi, aku yakin akulah yang benar. Yang kemudian akan aku sesali, hanya di dalam hati.
Tapi kemudian, aku mulai mengalami hal - hal serupa dalam sudut pandang yang berbeda. Apa yang telah aku lakukan pada mama, hal yang sama juga terjadi padaku. And i realize, sepertinya beginilah cara Tuhan memberitahuku bahwa 'aku memang salah'. Aku kesal setiap kali mama marah padaku dan menganggap mama benar - benar tidak bisa memahamiku, tapi setelah hal yang sama terjadi padaku, aku merasa 'marah' adalah sikap dan respon yang wajar...
And I will always remember what my daddy told me in the past... "Hati - hati kalo marah ato kesal karena sikap orang lain. Bisa jadi cerminan dari diri kita. Kalo kita marah krna sikap orang ke kita, biasanya karena kita sendiri juga begitu.". And this thought was absolutely absurd for me that time. Bagaimana bisa ?? Jadi kalo kita marah karena diperlakukan tidak baik, itu artinya kita juga pernah memperlakukan orang dng tidak baik...?? Rasa - rasanya semua orang pasti kesal kalau diperlakukan tidak baik, bukan begitu ??
But, as time goes by... Sepertinya kata - kata babe ada benarnya...
So, now... Kalau ada yang berpikir aku berubah menjadi anak manis yang patuh pada mama, sayangnya itu belum terjadi untuk saat ini... But at least, aku mulai berusaha mengontrol emosi dan pikiranku setiap kali merasa kesal pada mama. Aku berusaha untuk tidak langsung bereaksi ataupun menyimpan dendam (read : ngambek) pada mama. Ada baiknya menenangkan diri, mengambil beberapa langkah ke belakang memposisikan diri sebagai penonton, dan mulai berpikir dari sudut pandang kedua pihak. Sukur - sukur setelahnya bisa introspeksi diri dan memperbaiki sikap. Meski tentu ajaaa... Hal macam begini tidak semudah yang kita pikirkan. But lets try...
Mengutip kata - kata marco pada novel animorphs...
Dari dulu aku percaya bahwa sampai batas tertentu kau sendirilah yang memutuskan kau ingin hidupmu seperti apa. Kau bisa memandang dunia dan berkata, "Oh, semuanya begitu tragis, begitu suram, begitu mengerikan." Atau kau bisa memandang duia dan memutuskan bahwa sebagian besar ternyata lucu.
Jika kau melangkah mundur cukup jauh dari hal - hal sepele, segalanya bisa jadi lucu. Kau bilang, mengerikan ya pemanasan bumi ? Menurutku, tidak, itu lucu. Kita akan mengalami pemanasan bumi karena memasang terlalu banyak AC bocor ? Kita menggunakan terlalu banyak deodora semprot, jadi sekarang ganjarannya kita akan berkeringat seumur hidup ? Itu tidak menyedihkan. Itu Ironis.Begitulah... Aku suka kata - kata di bagian ini sejak pertama kali aku baca novel ini. Tapi tidak BENAR -BENAR tau betapa BENARNYA ini hingga semuanya BENAR - BENAR terjadi dalam hidupku dan membuatku menyadari... "Oh... Ternyata marco ada BENARNYA...". ~.~
How'd u think...??
saya yakin semua (anak) mengalami hal seperti diatas...
BalasHapussaya suka penggalan kalimat yang ini
"Hati - hati kalo marah ato kesal karena sikap orang lain. Bisa jadi cerminan dari diri kita. Kalo kita marah krna sikap orang ke kita, biasanya karena kita sendiri juga begitu."
sering sekali terjadi....
btw, mungkin ini sedikit saran May, promosikan epe sedikit blog mu, saya yakin bakalan banyak orang suka,setidaknya blogwalking ke blog2 tetangga, kenalan, jalin hubungan, pasti rame tuch (seru)...:D
Mungkin juga semua pernah mengalami...
HapusSusah memang ya terima nasehat atau perkataan orang kalo dalem hati udah gedek duluan.
Kalo soal promosi saya blm pede men... Isinya masih begini2 aja... Sukak2 saya aja mau nulis apa... Blm ada yg bermanfaat... hahaa
ya setidaknya kita masih sadar kalo kita gedek, dan sadar juga kalo itu ternyata keliru, dan syukur kalo ada niat untuk mau berubah....:D
Hapuskalo belum enak promosi,,,blogwalking tuch, pajang komeng2 di blog orang, biar balik komeng di blog kita, setidaknya nanti bisa jalin silaturrahmi gitu :D
cuma saran aja May.....
Ooohh oke...
HapusMayb next time will try blogwalking...
kirain cerpen....setuju Ma, seringan jarang berpikir u/melihat dari sisi yg berbeda..
BalasHapusIya apalagi kalo lagi emosi... Susah mau mikir dari sisi yang laen... :(
HapusUdh gk jelas yaa mana yg cerpen dan mana yg bukan... :D:D:D
waah,, judulx bagus..
BalasHapus"it's called ironman" ^_^V
aran bae dg toaq ma,,
sabar,, ye yean wh juluq..
ane baru ngblog ne..
follback gih! :)
http://bajank-galau.blogspot.com/
yelaa... emang mau bgmne lg... jng sampe dkutuk jd batu aja... hahaa
Hapustapi kalo batunya kyk ilma, ya bolehlah.. sy bawa pulang..
Hapus^_^V
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapuswow aku senang Marco disebut2 dibagian akhir hahaha... walaupun narsis, si Marco ternyata bisa jadi inspirasi, hehehe
BalasHapusbtw Ma...ada juga quote yang bagus tapi sy lupa dari siapa, apa Chaplin yah? konteks aslinya lupa hanya saja intinya bunyinya gini
"hidup jika dilihat bagian kecilnya aja akan terkesan dramatis tapi jika dilihat secara besar maka malah akan terlihat lucu"
yah kurang lebih maksudnya, kalau kita terlalu memusatkan suatu masalah itu maka masalah itu terkesan lebai dan berat, tapi jika kita memandang masalah itu secara garis besar, tidak terpusat, maka kita akan menemukan kalau sebenarnya masalah itu nggak seberat yang kita pikirkan, bahkan terkadang lucu (entahlah..)
:D
waa~ sounds so rite...
BalasHapusApalagi kalo udh djalani mungkin gk seberat yg dpikirin...
charlie chaplin ?? realy ??
berkesan banget kata2nya marco yg ini buat saya ki...