Pages

Sabtu, 14 Mei 2011

If my bestfriend met my ex-boyfriend...(!!!)

Aku tidak akan berpura2 situasi seperti ini tidak menggangguku. Tentu saja aku bahagia… Tapi saat mantan pacarmu jadian dengan sahabat baikmu, ada hal2 lain yang muncul selain rasa bahagia. Ini tidak biasa. Seorang Andi Hannania, tidak pernah merahasiakan sesuatu dariku. Jangankan tentang pacarnya, aku bahkan tau semua laki2 yang begitu setia berjuang mendapatkan cintanya. Dia menceritakan semua padaku, tapi tidak yang satu ini. Hampir 2 bulan sejak (kupikir) aku mempertemukan mereka, dan hingga saat ini tak pernah sekalipun Ano menyebutkan tentang Luffy padaku. Why…??? Aku bukannya ingin dia membahas tentang Lutfi begini, Lutfi begitu, Lutfi suka ini, Lutfi alergi itu… Come on, I’m not interesting at all…!! Maksudku, aku kan tau itu semua… Aku mengenal cowok itu dengan sangat baik.  Yang aku mau, paling tidak Ano menunjukkan tanda2 kehidupan kisah cintanya padaku. Sekedar berkata “Aku ada janji kencan ama lutfi” atau “Bener2 dah Lutfi, batalin janji gt aj…” or anything else. Hal2 remeh seperti itu, akan membuat semuanya tampak normal, dan aku akan merasa hubunganku dengan mereka baik2 saja. Sayangnya itu tidak terjadi dan beginilah keadaanku saat ini. Canggung dan penuh basa basi. Aku mulai berpikir, jika Ano tidak pernah membahas apapun tentang Luffy denganku, bukankah itu berarti dia mengira aku masih menyimpan perasaan cinta pada kekasihnya itu…? Dan aku benci berbasa basi dengan Ano. Aku berharap dia bertanya padaku jadi aku dapat membahasnya dan memberikan penjelasan betapa aku bahagia dia berpacaran dengan mantanku. Oooh tragedy… Sampai kapan harus berjalan seperti ini…??

Luffy semakin sering menghubungiku. Mungkin karena dia berpikir aku sudah seperti sodara bagi pacarnya…?? I don’t know… Tapi bagaimana aku bisa tenang dengan sikapnya yang seperti itu kalau pacarnya mungkin saja berpikir ‘jangan2’ aku masih mencintanya…?? Yang pasti aku tidak bisa menghindar dari Luffy, dia pasti akan mengira aku melakukannya karena aku masih cinta… Kami, maksudku aku dan Luffy, semakin sering bertemu dan hubungan kami sekarang semakin membaik. Aku mulai mempertimbangkan untuk menjadikan dia kakak angkatku. Aku serius…!! Seandainya kau tau, dulu saat masih berumur 5 tahun aku merengek minta seorang kakak laki2 pada orang tuaku yang tentu saja hingga saat ini gagal dipenuhi oleh mereka. Oke, cukup tentang kekonyolanku. Kita lanjutkan soal Luffy. Aku mungkin menganggapnya sebagai kakakku, tapi aku tidak yakin Ano akan berpikir seperti itu juga. Damn…!!! Aku benar2 hilang akal. Kemana aku akan lari sekarang…?? Dua tempat pelarianku lah yang jadi biangnya kali ini…

Aku berdoa meminta seorang teman dan dia datang dalam kehidupanku. Andromeda a.k.a memed. Mahluk aneh yang mengaku sebagai manusia paling asyik sedunia. Aku tidak menyangkalnya, cowok itu memang asyik dan selalu bersemangat. Bagaimana aku mengenalnya tdaklah penting jika dibandingkan cerita2 tentang apa yang dibawanya padaku. Memed mungkin 1 tahun lebih muda dariku, tapi dia dapat bersikap sangat dewasa jika berbicara soal problematika kehidupan. Pertama kali aku bertemu dengannya, dia hanya butuh 10 menit untuk membuatku bercerita tentang banyak hal termasuk masalah ‘pelik’ yang belakangan ini membuatku pusing. “Kita ini sejenis jas… Aku tau orang macem apa kamu… Alesan kenapa kamu ngerahasiain ini dari pacarmu, itu krn km masi blm bisa memastikan gmna perasaannya ke kamu dan terlalu beresiko untuk cerita tentang semua ini ke dia…” seperti itulah, lalu aku mulai merenungi kata2 memed tadi. Dia bener, aku gk punya clue sama sekali apa yang akan muncul dalam pikiran Rio kalo dia tau aku mulai akrab lagi dengan mantan pacarku. Sejak saat itu, aku dan memed jadi sohib mendadak. Dia datang padaku saat ingin menumpahkan kejenuhannya dan akan selalu berujung pada diskusi2 pendek yang menyenangkan. Aku seperti melihat diriku dan akhirnya mengerti apa yang harus aku lakukan. Aku tidak menyebutnya manusia normal, tapi dia membuatku merasa normal untuk pertama kalinya dengan segala keanehannya. “Aku punya pertanyaan…” Ujarnya suatu hari. Saat kutanya apa itu, dia lalu menyahut “Kapan kamu putus…??”. Pertanyaan macam apa itu…?? Jika orang lain yang menanyakan itu aku pasti sudah uring2an.

Aku mungkin menganggap Luffy itu abangku, tapi tetap saja aku merasa sangat2 tidak etis jika harus jalan2 berdua saja dengannya. Karena itu, saat luffy mengajakku makan setelah aku menggantikan Ano menemaninya hunting kado untuk adiknya, aku mengajak serta memed. Bocah itu datang tepat saat kami baru saja mengantri 2 menit untuk memesan makanan. Ugh, andai kepergian luffy dan aku inii sudah melalui persetujuan Ano, aku tidak perlu repot2 menyuruh memed untuk datang dan bertindak sebagai orang ketiga (bukan berarti setan) agar kami tidak makan berdua2an. Aku selalu membayangkan Ano akan memergokiku berdua dengan Luffy sepanjang jalan. Ditambah lagi, aku sama sekali tidak melihat Luffy mengeluarkan ponselnya sejak tadi. But who cares… Yang penting saat ini ada memed bersama kami. Dan tampaknya Luffy dan Memed bisa akrab dengan cepat.

Aku terkesima. Ini pertama kalinya dalam hidupku aku begitu membenci facebook. Aku bahkan tidak berencana membuka facebookku kalau bukan karena Rio sms “Hang out with ‘wied memed’ sabtu sore…?? Kemana…??”.  Buru2 aku mengecek, 1st notification, Hanna neea commented on a photo of you… whad photo…?? 2nd notification, Lutfi Luffy Lutpee tagged 2 photos of you… So it must be this one. Bla bla bla and  5th notification, wied memed tagged u in a post (yang sepertinya membuat Rio curiga “crazy date with Jasmine Dania… Enjoying all my crazy time with u...”)… Aku memaklumi perbuatan memed itu, tapi sama sekali tidak bisa menerima perbuatan Luffy kali ini. Semenit setelah kuputuskan untuk melihat komen Ano, aku menyesal. Apa yang ada di pikiran si bodoh Luffy, bisa2nya  dia ngetag foto kami berdua… Waktu itu yang ada d pikiranku Cuma berfoto dengan gaya konyol… Oow boy… Aku membaca komen di foto itu berulang kali. “Sabtu sore min… Andi Hannania Putri likes ur attitude so much…!!!”. Oke, ada satu hal yang terlewatkan. Ano sms “Lagi dimana…?” 2 kali waktu aku sedang berdua dengan pacarnya dan aku bingung harus jawab apa… Sekarang dia tau dimana aku saat itu. Habislah aku kali ini… Saat pacarmu dan sahabatmu salah paham pada saat bersamaan, itulah yang disebut tragedy… Begini akibatnya jika mantan kekasihmu berpacaran dengan sahabatmu…!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 A Girl Like Me and Powered by Blogger.